KISAH SANG SUFI

 Kisah ini di ambil dari kitab qusyairiyah karya "ABIL QOSIM A'BDIL KARIM BIN HAWAZIN AL QUSYAIRI AN NAYSABURI"

Yang mana di dlm kisah ini menceritakan tentang seorang syekh dan para santri2 nya, 

Di satu waktu ada seorang guru yang memiliki banyak murid, dan dari sekian banyak murid, ada satu murid yg diberi perlakuan khusus, di istimewakan oleh sang guru tsb, kita beri nama murid ini zaed, dan seiring berjalan nya waktu murid2 yg lain pun merasa cemburu kpd zaed, akibat prlakuan khusus yg di berikan sang guru kpda zaed, murid2 itu pun brkumpul dan langsung mengadu kpada sang guru,

"Kata para murid" syekh sebelum nya kami minta maaf, kami ini kan murid syekh, zaed juga murid syekh, tpi ko syekh ini selalu mengistimewakan zaed memberi perlakuan khusus kpda zaed melebihi kami, kami merasa cmburu syekh, kami ingin syekh memberi pnjelasan kpda kami tntang oerlakuan khusus syekh kpda zaed.

Sang syekh pun tersenyum sambil menjawab, jikalau kalian ingin tau jawaban nya, besok semuanya kumpul di halaman pondok nanti disitu saya akan memberi jawaban atas pengaduan kalian.

Dan tibalah waktunya para santri pun brkumpul di halaman pndok, kata sang syek wahay murid2 ku di samping saya banyak burung, ambillah satu org satu, dan sembelihlah burung tsb di tmpat dimna tdk ada satu org pun yg melihat,

Maka pergilah para santri dgn membawa burung masing2 mereka mncari tmpat sepi utk menyembelih burung tsb.

Singkat cerita datanglah satu persatu para santri dgn membawa burung yg sudah mereka sembelih, dan santri yg terakhir datang ialah zaed dgn burung yg masih hidup, sang syekh bertanya, zaed knpa burung yg saya kasih blum kamu sembelih, zaed menjawab, sebelum nya saya minta maaf syekh, kan syekh sendiri yg memerintahkan utk menyembelih burung inj di tmpat dimana tdk ada satu org pun yg melihat, dan saya sudah kemana2 syekh tdk menemukan satu tmpat pun yg tdk terlihat semua tempat dmna saja itu terlihat syekh,  sang syekh pun brtanya, siapa yg melihat? Zaed mnjawab "ALLOH" syekh, kemanapun saya pergi bersembunyi alloh selalu melihat sehingga saya tdk bisa menyembelih burung ini syekh, para santri yg lain pun terkejut mendengar jawaban zaed.

Sang syekh pun brkata kpda para santri, inilah jawaban dari pengaduan kalian. Inilah alsan mengapa saya mengistimewakan zaed melebihi kalian.

Nah bro..bgitulah cerita singkat dari saya yg saya kutif dari kitab qusyairyah, semoga brmanfa'at bgi kalian yg membaca, aamiinn.

Komentar

Posting Komentar